Etika Mahasiswa Menghubungi Dosen Melalui Telepon

Etika mahasiswa saat ingin bertemu dengan dosen sangatlah penting. Banyak mahasiswa jaman now tidak terlalu memperdulikan tata krama dalam berkomunikasi dengan dosen. Dosen adalah sosok orang tua kita dalam kampus yang membimbing kita dengan segala kemampuan dan ilmunya. Dosen sama halnya dengan guru di saat kita masih sekolah yang harus kita hormati.

Dalam berkomunikasi kita harus penuh dengan kehati-hatian agar dosen tidak merasa jengkel dengan kita. Apalagi mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi tentu tidak lepas dari pertemuan dengan dosen pembimbing. Nah sebelum bertemu dengan dosen tentunya kita harus buat janji dulu, entah itu secara langsung maupun melalui telepon genggam.

Di sini saya akan membagikan apa saja etika dan tata krama dalam menghubungi dosen melalui telepon genggam

Etika Menghubungi Dosen Melalui Telepon Genggam

Dengan anda paham tata cara menghubungi dosen melalui telepon genggam, dosen anda akan merasa dihormati sehingga permintaan anda untuk bertemu dapat disetujui.

  1. Perhatikan kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dosen. Pilihlah waktu yang biasanya tidak dipakai untuk beristirahat atau beribadah. Contoh: hindari menghubungi dosen di atas pukul 20.00 atau di saat waktu ibadah.
  2. Awali dengan sapaan atau mengucapkan salam. Contoh: Selamat pagi Bapak/Ibu, atau Assalamualaikum (apabila kedua belah pihak sesama muslim).
  3. Ucapkan kata maaf untuk menunjukkan sopan santun dari kerendahan hati Anda. Contoh: “Mohon maaf mengganggu waktu Ibu/Bapak”.
  4. Setiap dosen pasti menghadapi ratusan mahasiswa setiap harinya dan tidak menyimpan nomor kontak seluruh mahasiswa. Maka, pastikan Anda menyampaikan identitas Anda di setiap awal komunikasi/percakapan. Contoh: “Nama saya Eka, mahasiswa manajamen angkatan 2015, semester ini mengambil mata kuliah seminar jurusan di kelas Ibu/Bapak”.
  5. Gunakan bahasa yang umum dimengerti, tanda baca yang baik dan dalam konteks formal. Hindari menyingkat kata seperti ‘dmn, yg, ak, kpn, otw, sy’. Hindari kata ganti non formal seperti ‘aku, ok, iyo, dll’.
  6. Tulislah pesan dengan singkat dan jelas. Contoh: “Saya, memerlukan tanda tangan Bapak/Ibu di lembar pengesahan saya. Kapan kiranya saya dapat menemui Bapak/Ibu?”
  7. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih atau salam sebagai penutup.

Nah ketika anda telah menghubungi dosen anda otomatis anda akan bertemu dengan dosen anda kan? Dalam bertemu dengan dosen juga diperlukan etika mahasiswa dalam bertemu dengan dosen. Berikut ulasannya

Etika Mahasiswa Saat Bertemu Dengan Dosen

  1. Senyum. Selain sapaan yang hangat. Senyuman yang tulus bisa kalian berikan terhadap dosenmu saat bertemu. Apapun sifat dosenmu baik sifatnya yang terkenal killer, jutek ataupun sering acuh. Kita sebagai mahasiswa harus menunjukkan karakter positif dalam keadaan apapun. Jadi, cobalah berikan senyuman paling tulusmu.
  2. Bersikap Ramah. Sikap yang hangat dan ramah tentu sangat disukai para dosen. Mahasiswa harus pandai membawa diri dimanapun ia berada. Tidak hanya baik dan ramah terhadap sesama mahasiswa. Dengan dosen pun tentu akan sangat dianjurkan untuk bersikap ramah.
  3. Berbincang Tentang Hal Positif. Jika kamu sudah cukup mengenal dosenmu dan terbilang dekat. Kamu bisa saja mengajaknya diskusi. Bisa berbagai hal dari mulai akademik, permasalahan kuliah bahkan hal-hal yang menyangkut pertemanan diperkuliahan kamu bisa meminta saran mereka.
  4. Jangan Sekalipun Bersifat Tidak Sopan. Hal ini wajib diketahui semua mahasiswa. Para dosen akan selalu ingat kelakuan para mahasiswa yang bersikap tidak sopan terhadap dirinya. Walaupun jumlah mahasiswanya banyak, hal negatif tentu akan lebih teringat dan membekas di hati dosen. Jangan sekali-kali berlaku tidak sopan ya.

 

Etika mahasiswa tentu penting dalam dunia perkuliahan. Sebagai seorang mahasiswa, karakter tersebut tentu harus ditanamkan di dalam diri masing-masing. Jadi, kamu tentu bisa menerapkan hal di atas. Selamat mencoba!

You May Also Like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!