Cara Menangani Anak Malas Belajar, Yang Dapat Di Lakukan

 

Cara menangani anak malas belajar, yang dapat dilakukan-Salah satu persoalan orangtua saat mendampingi anak menempuh pendidikan di sekolah, yaitu malas belajar. Seringkali saat disuruh belajar berbagai alasan sering dilontarkan oleh anak, seperti rasa capek maupun ingin istirahat sebentar. Berbagai cara dilakukan orangtua agar anaknya dapat mengerjakan PR dan mau belajar secara mandiri.

Tidak hanya anak saja yang mengalami kemalasan. Remaja, mahasiswa, para pekerja, bahkan para orangtua pun pasti pernah terjangkit penyakit malas.

Cara Menangani Anak Malas Belajar, Yang Dapat Di Lakukan

Namun, kemalasan bukanlah identitas. Alih-alih mencap anak sebagai anak yang malas, alangkah lebih baik jika Ayah Ibu bisa membantu mereka berubah dari enggan menjadi giat melakukan sesuatu. Apapun itu: belajar, berlatih di bidang bakat, membuat karya, membantu tugas-tugas di rumah, dan sebagainya.

Baca juga: tips membantu anak agar menjadi berprestasi disekolah

Cara Menangani Anak Malas Belajar, Yang Dapat Di Lakukan

Berikut cara menangani anak malas belajar yang dapat kita simak bersama-sama:

    1. Berkomunikasi Dengan Anak

Hal terpenting adalah orangtua harus harus berkomunikasi dengan anak dalam proses belajar anak. Orangtua sebaiknya membiasakan melakukan berbagai aktivitas belajar apapun di hadapan anak.

Misalnya dengan melakukan aktivitas membaca atau menyelesaikan pekerjaan rumah tangga di hadapan anak. Saat terbiasa melihat orangtuanya belajar maka anak akan melakukannya juga.

    2. Siapakan Ruang Khusus Belajar

Cara menangani anak yang malas orangtua bisa menyediakan ruangan atau tempat khusus untuk belajar anak yang di dalamnya terdapat meja yang nyaman, ruang penuh warna, peralatan menulis lengkap, rak buku, dan sesuatu yang disukai anak.

Penyediaan ruang atau tempat khusus ini tidak perlu mahal akan tetapi nyaman proses belajar anak. Dengan demikian akan tumbuh semangat belajarnya.

    3. Memahami Kesiapan Anak

Beberapa tugas memang belum tentu dengan usia dan kemampuan anak saat itu. Memahami kesiapan anak dengan memberi tugas rumah yang mampu diselesaikannya, dapat mengubah anak malas menjadi produktif. Ingat: sekecil apapun bantuan anak, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama.

    4. Memenuhi Kebutuhan Anak

Pemenuhan kebutuhan anak sangat penting sehingga anak tidak terfokus pada keinginannya terus-menerus, dan dapat termotivasi untuk belajar.

Misal, saat anak minta uang untuk membayar SPP sekolah maka orangtua bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara yang baik, seperti ”Adik bantu ayah berdoa sama Tuhan ya biar diberi uang dan bisa buat bayar sekolah adik besok.”

Secara tidak langsung selain kebutuhan belajar tercukupi, dari sisi aspek spiritual anak telah diajari untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan mengetahui makna bahwa segala seuatu yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan meminta kepada Tuhan.

    5. Menjadi Teman Yang Baik

Sebagai orangtua, salah satu peran Ayah Ibu dalam mendampingi anak belajar adalah menjadi teman yang baik. Dalam mengubah anak malas, beberapa masalah seringkali berhubungan dengan tugas yang terlampau sulit, sehingga anak enggan menyelesaikannya. Saat anak butuh dan meminta bantuan, datanglah.

    6. Berikan Motivasi Terus Menerus

Teruslah berikan motivasi untuk si anak agar ia mau untuk terus semangat belajar. Lakukan berbagai cara dan usaha agar si anak mau bangkit dan mulai belajar dan jangan dorong anak terlalu keras. Peran orang tua dalam mendidik anak itu sangat berpengaruh loh bagi si anak.

    7. Berikan Metode Belajar Yang Menyenangkan

Buatlah metode belajar yang menyenangkan dan tidak membuat si anak merasa bosan karena harus belajar dan belajar. Sesekali selingi dengan permainan yang menyenangkan dengan pendidikan karakter anak yang baik untuk perkembangannya

    8. Sabar Dalam Menghadapi Perilaku Anak

Terkadang ada anak yang bandel dan susah untuk diatur, tetaplah sabar dalam memberikan motivasi dan mendapinginya belajar. Agar anak dapat belajar dengan baik dan tenang tidak ada yang mengganggu.

Baca juga: mendongkrak semangat anak belajar

Demikian artikel ini dibuat semoga bermanfaat.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!