Cara Membesarkan Anak Agar Disiplin

Mendidik adalah kewajiban yang sangat penting untuk dilakukan bagi orang tua. Dengan mendidik dan mengajarinya untuk bisa disiplin itu artinya Anda sudah mempersiapkan anak anda terjun ke dunia yang keras ini.

Sudah bukan hal biasa lagi jika banyak orang tua Melakukan tindak kekerasan untuk mendidik menjadi disiplin. Tapi gaya seperti ini tidaklah baik, bisa saja Suatu saat anak menjadi shock, saat harus berhadapan langsung di dunia sosial.

Justru kekerasan pada anak membawa kemungkinan akan terjadi tindakan kekerasan yang terus berulang. Terutama ketika anak sudah tumbuh dewasa, hukuman fisik akan mempengaruhi kesehatan mental anak, dan berpotensi memunculkan kecenderungan  anak untuk anti sosial, peningkatan kenakalan, serta menurunnya hubungan atara orang tua dan anak.

Yang dibutuhkan oleh anak adalah kasih sayang orang tua, bukan kekerasan.

Begitu pentingnya orang tua mengubah cara mendidik anak dengan tindak kekerasan.

Terkadang anak tumbuh menjadi anak yang tidak baik atau membangkang karena kesalahan orang tua dalam mendidik anak

Cara Membesarkan Anak Menjadi Disimplin Dan Bahagia

Berikut cara membesarkan anak menjadi disiplin dan bahagia, yang dapat anda lakukan

   1. Serba Memperbolehkan

KecenderungAn manja anak akan berprilaku buruk.

Jika tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.

Para orang tua harus mentapkan peraturan.

Meskipun sudah ada peraturan anak biasanya akan melanggar.

Sesekali anda memperbolehkan jika anak anda ingin melakukan sesuatu.

Jangan segan-segan memberikan hadiah ketika iya melakukan hal yang baik.

   2. Buat Aturan Yang Jelas

Membuat aturan yang jelas adalah salah satu cara membesarkan anak menjadi disiplin.

Anda juga bisa memperingatkannya jika ia melakukan kesalahan.

Beda halnya jika anda tidak memberikaan peraturan pada anak.

Nantinya mereka justru tidak akan mengetahuinya dan anda tidak akan berwenang melarangnya.

  3. Hindari Perdebatan

Jika anak anda ingin membela dirinya karena sesuatu hal, cobalah untuk memberikan jawaban yang tidak membuat dia terpojok atau di salahkan.

Cobalah untuk mempertimbangkan yang dia rasakan jika anak anda berteriak “ini tidak adil!”, coba katakan “ya, ibu mengerti”.

Dengan begitu anda sebagai orang tua terkesan tidak menang sendiri dengan anaknya.

  4. Tenangkan Diri Anda

Jika anak anda melakukan sesuatu hal yang membuat anda menjadi jengkel dan marah,Cobalah untuk pergi sebentar menenangkan diri anda.

Mungkin anda bisa mengatakan “sepertinya saya kurang setuju.

Nanti akan ku beritahu setelah di pertimbangkan” setelah tenang coba bicara dan katakan pendapat anda, jangan dengan keadaan marah.

Coba bicara dengan pelan-pelan saja.

  5. Disiplinkan Diri

Orang tua adalah orang paling sering mereka temui dan dilihat setiap harinya, itulah sebabnya perilaku anak tidak perna jauh dari orang tuannya.

Maka dari itu coba berikan contoh yang baik, buat diri disiplin terlebih dahulu, sebelum mendisiplinkan anak-anak anda

Dengan mendidik anak untuk disiplin, akan membiasakan untuk hidup mandiri dan bekerja keras.

Hal tersebutlah yang akan dia alami nantinya.

Jangan biasakan mereka dengan kemudahan-kemudahan, karena hal itu yang kan menyebabkan anak anda menjadi cengeng dan manja.

  6. Otoriter

Ini adalah gaya yang sangat ketat. Orang tua menetapkan aturan dengan harapan anak-anak dapat mengikuti aturan tersebut. Dan jika anak-anak tidak melakukannya mereka akan diberi hukuman.

Orang tua mengikuti gaya ini dengan melakukanya dengat tidak berdebat atau membicarakannya terlebih dahulu dengan anak. Anak-anak akan ditarik dan mungkin tidak dapat berfikir untuk diri mereka sendiri.

Ini karena mereka tidak di beri ksempatan untuk berbicara. Jika ini adalah pola asuh orang tua. coba ajak anak dapat mengeluarkan pendapat atau ide-idenya sendiri

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!